banner 728x90

Yaskum Indonesia dan Cakrawala Film Kerja Sama Bikin Film Kisah Dibalik Daun Teratai

By: On:
Yaskum Indonesia dan Cakrawala Film Kerja Sama Bikin Film Kisah Dibalik Daun Teratai

Penulis oleh LG

Kesabaran seseorang dalam menghadapi musibah merupakan tantangan yang harus disingkirkan. Tidak mudah juga bagi seseorang untuk terus bertahan dan berjuang melawan penyakit kanker dideritanya selama ini. Apalagi saat menerima vonis dokter yang menyatakan bahwa penyakitnya tidak dapat disembuhkan.

“Banyak orang yang tak kuat dalam menghadapi cobaan hidup. Bahkan ada yang salah jalan karena tidak kuat dalam menghadapinya. Oleh sebab itu perlu adanya sarana buat mengedukasi masyarakat. Salah satu medianya adalah film,” ujar Umar Usman, eksekutif produser yang membiayai proses pembuatan film bertema sosial ini.

Menurut Umar, selain bertujuan memberi informasi kepada masyarakat tentang produk herbal yang selama 33 tahun sudah terbukti mampu melawan kanker, juga untuk mengedukasi masyarakat agar tetap tabah dan tetap berikhtiar ketika terkena penyakit atau musibah. Allah pasti akan menolong hamba-Nya yang berada dalam kesusahan sepanjang hamba-Nya tersebut mau bersabar dan mau berusaha mencari solusinya.

“Kerja dan karya kecil ini adalah wujud hidup dalam derma dan melayani tanpa batas. Sikap dan karakter hidup mengasihi dan menyayangi,” pungkas Umar menjelaskan.

Film Serie bertema “Kisah Dibalik Daun Teratai” terdiri dari tiga judul, yaitu “Cinta yang Setia dan Ketulusan”, “Secangkir Cinta dan Air mata”, dan “Harapan Baru Fandy Himawan”. Salah satunya serie film ini dibintangi oleh Clara dan Wesley, dua bintang muda berbakat.

Serie pertama yang berjudul “Cinta yang Setia dan Ketulusan” menceritakan tentang perjuangan Alita Rahayu (Clara) — seorang remaja berusia 19 tahun — yang sedang melawan penyakit kanker otak yang ganas dan paling mematikan di dunia. Saat bersamaan dirinya sedang jatuh Cinta terhadap Bayu (Wesley).

Setelah Alita dan Bayu, serta kedua orang tuanya berobat kemana-mana, baik pengobatan modern (kimoterapi/operasi) maupun tradisional, ternyata penyakit Alita tak kunjung sembuh. Bahkan, dokter memvonis umur Alita tak lebih dari tiga bulan.

Berkat tekad, usaha, dan kesetiaan, serta ketulusan cintanya, akhirnya Alita berhasil sembuh total setelah ada yang menganjurkan untuk meminum obat herbal Daun Teratai.

Akhirnya Alita bisa beraktifitas kembali seperti biasa dan bahagia dengan cintanya bersama Bayu.

Menurut Roy Sanjaya (sutradara), film yang disutradarainya tersebut rencananya akan di launching akhir November 2019. Film yang semua proses casting, reading script, dan shoting-nya bertempat di Yaskum Indonesia, Kembangan, Jakarta Barat ini rencananya akan ditayangkan di youtube dan bisa bebas dikonsumsi publik.

Roy berharap film pendek ini dapat menjadi hiburan sekaligus inspirasi bagi masyarakat yang kini sedang mengalami musibah terkena penyakit.

banner 468x58

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply